Muda Senang Senang, Tua Berkelimpahan, Mati Masuk Surga, Cara Kaya bagi Generasi Digital Kekinian? BISA!

Cara Kaya – Generasi kekinian sekarang, siapa sih yang enggak menginginkan filosofi yang boleh jadi terkesan agak aneh bin nyleneh. Muda senang-senang, tua berkelimpahan, mati pun masuk surga. Itu bisa!

Muda Senang Senang

Cara Kaya Anak Muda

http://i.huffpost.com/

Be different! Jiwa muda seharusnya diisi dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat dan memperkaya pengetahuan. Bukan dengan senang-senang dalam konotasi negatif seperti nge-drugs, miras dan perbuatan amoral yang kurang sesuai dengan budaya timur bangsa ini.

Muda senang senang ketika kita sebagai anak muda memilih passion yang tepat, bukan sekedar terbawa arus kekinian yang serba cepat. Anak muda yang menantang arus perspektif masyarakat justru merupakan anak muda dengan passion yang menggelora, dan mereka cenderung happy dengan jalan yang mereka tempuh.

Tetapi tentu saja mereka anak muda kekinian yang bersenang-senang tidak melupakan kehidupan dimasa mendatang. Perlu alokasi dan persiapan yang matang demi masa tua yang terjamin. Simak bagaimana cara kaya bagi generasi milenial yang serba digital ini.

Tua Berkelimpahan

Cara Kaya bagi Orang Tua

http://i.huffpost.com/

Jika umumnya orang Indonesia sudah pensiun berusia 55 tahun, sedangkan tingkat harapan hidup umur orang Indonesia berkisar 65 tahun. Setidaknya terdapat 10 tahun di masa tua dimana kita kurang produktif dan bisa jadi tidak berpenghasilan.

Tetapi pengeluaran untuk kebutuhan hidup mendasar tetap ada setiap bulannya. Setidaknya masih membutuhkan biaya untuk makan, bayar listrik PLN, bayar air pam, bayar pajak dan lain sebagainya. Dan boleh jadi biaya yang dikeluarkan akan semakin meningkat.

Andaikan pengeluaran satu bulan di masa tua sebesar Rp 5.000.000,00, maka setidaknya kita harus membutuhkan uang sekitar 600 juta rupiah untuk menjalani sisa hidup dengan tenang. Jumlah yang tidak sedikit bukan? Oleh karena itu, kita perlu mencari tahu cara kaya yang tidak hanya sekedar gaya.

Mati Masuk Surga

Nah, siapa sih yang enggak ingin masuk surga? Selepas muda senang-senang, tua berkelimpahan dan ketika matipun masuk surga. Tentu sebagian besar orang yang beragama sangat meninginkan hal ini. Lantas, apa kaitannya dengan alokasi finansial dimasa sekarang?

Ketahuilah bahwasanya surga itu harganya mahal, lebih mahal dari mobil Pajero ataupun Fortuner. Bahkan lebih mahal dari biaya gedung pencakar langit di kota metropolitan. Lebih mahal dari menara Eifel, lebih mahal dari gedung sekelas Burj Khalifa di Dubai.

Persiapkan Diri Secara Finansial

Ketiga aspek bagian kehidupan idaman semua anak muda tentu membutuhkan uang yang tidak sedikit. Perlu adanya kesiapan finansial yang tersusun secara matang. Agar cita-cita muda senang-senang, tua berkelimpahan dan matipun masuk surga dapat terwujud menjadi nyata.

Apakah mungkin ketiga bagian tersebut dapat terpenuhi? Well, sebagaimana hukum The Law of Attraction, tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Selama pikiran kita terfokuskan mencapai impian-impian hidup, serta terwujud nyata dalam langkah sistematis. Maka, boom

Cara Kaya Bukan Sekedar Gaya

Cara Kaya Uang Seratus Ribu

http://bmpmoneychanger.co.id/

Kunci dari segala kunci kemapanan hidup adalah kesiapan finansial yang matang. Jika kita ingin pensiun dan selepas pensiun tidak lagi memiliki beragam kekhawatiran terkait uang, maka tentu perlu ilmu untuk mempersiapkan semua hal tersebut.

Setidaknya kita harus menyisihkan 10% dari penghasilan untuk investasi. Dan akan sangat baik jika mampu menyisihkan 50% untuk investasi. Lakukan transfer 10% dari penghasilan kita ke rekening yang tidak memiliki ATM sehingga kita tidak mudah tergiur untuk menarik uang tersebut.

Selain itu juga bisa memanfaatkan fasilitas perbankan seperti Tabungan Rencana. Ketika kita memiliki tabungan rencana, maka setiap bulannya akan terautodebet ke rekening lain secara berkala. Besar uang yang autodebet ini bergantung pada jumlah uang yang kita alokasikan ke Tabungan Rencana.

Lalu, dimana kita bisa memiliki Tabungan Rencana? Ada banyak perbankan yang menyediakan Tabungan Rencana seperti:

  • Bank Mandiri melalui Mandiri Tabungan Rencana
  • BRI melalui BritAma Rencana
  • Bank Panin dengan Tabungan Rencana
  • Bank Niaga melalui Tabungan Mapan
  • BNI46 melalui BNI Tapenas

Selain itu, kita juga perlu melek finansial agar keuangan kita tidak tercampur aduk antara alokasi pos biaya hidup dan pos-pos biaya yang lainnya. Kita bisa baca-baca pengetahuan terkait finansial yang akan memperkaya pemahaman kita di website https://www.carajadikaya.com/.