Istikharah…


Sebagai manusia yang banyak salah dan khilaf, tentu sudah sewajarnya menyandarkan diri kepada sang pemilik segala sesuatu yang ada di bumi dan langit. Alih alih berharap kepada manusia, berharap de’e mau menjadi pasangan hidup, yang belum tentu harapan kepada sesama makhluk itu menjadi kenyataan.

Umumnya ketika menyandarkan diri pada manusia, kalau tidak bahagia paling kecewa yang dirasa. Akan tetapi umumnya hanya kecewa yang didapatkan.

Boleh jadi kecewa tersebut muncul karena salah menyandarkan harapan. Boleh jadi Allaah swt menyentil kita dengan memberi kecewa, agar mengembalikan segala harapan kepadaNya.

Boleh jadi pula, kecewa kita menjadi sebab musabab akan munculnya hikmah atas segala sesuatu yang menimpa pada diri. Boleh jadi pula, kecewa tersebut yang kelak akan menyandarkan diri, kalau manusia hanya bisa berencana. Allaah swt yang menggariskan ketetapanNya.

Sama seperti dengan menentukan pilihan pasangan hidup yang mana sudah seharusnya cukup dilakukan sekali seumur hidup. Maka, menentukan pasangan hidup tidak semudah dan sesederhana.

Boleh jadi kita merasa saling jatuh cinta, tapi kalau takdir Allaah swt berkata lain? Manusia bisa apa? Selain menerima segala sesuatunya…

Sakaw Coffee 2 September 2020

Leave a Reply